Andromax M2Y dari Smartfren

By // No comments:

Kemarin punya kesempatan ngerasain Andromax M2Y dari Smartfren. Meski merasa tertipu dengan paketnya, tapi ya sudahlah.
Terlepas dari paketnya yang bener2 ngaco, saya cukup terengah dengan alat tersebut. Setelah saya buka dalamya terdapat tulisan "Buatan Indonesia" dan beberapa informasi saya telusuri hasilnya adalah alat tersebut di rakit di Cikarang, mungkin untuk memenuhi TKDN kalik yak. Tapi sekian waktu saya bercumbu dengan Cubie sampai kepala rengat, saya bener2 takjub dengan alat MiFi tersebut, gila stabil banget boss. Fasilitas cukup mantap, meski tak pikir Cubie Firmware memberikan fasilitas lain yang lebih yahuuddd,.... Support MicroSD untuk share file.
Ok kalau hardware saya rasa ngga mungkin buatan Indo, paling ngga cuman ngerakit lah, tapi yang jadi pertanyaan besar saya adalah "Siapa yang ngembangin Firmwarenya ?", dari yang sudah saya pelajari nich MiFi make Linux kernel 3.xx lupa.
Karena sekian banyak orang OSS yang saya kenal, sepertinya kok agak ragu saya bahwa Firmware di kembangkan di Indonesia, kalau memang di kembangkan di Indonesia mungkin saya pengin tahu developernya saya pengin ngaji beneran.
Asli MiFi itu menggugah bagian ternakal saya tongue emoticon

NVidia Web Driver

By // No comments:
Buat saya itu aneh ketika NVidia membuat dan mengumumkan sebuah Driver untuk Apple dengan sebutan Web Driver.
Kenapa saya bilang aneh ?. Udahlah ngga ada Apple Device yang bisa di pasang NVidia GTX. Lucunya dalam dokumentasinya dijelaskan bahwa Web Driver adalah driver untuk CustoMac dan ada keterangan bahwa bla bla bla bla bla dan Web Driver akan menambahkan nv_driver=1 pada Clover atau Chameleon.
CustoMac ?..... Heelllowwwww ngga ada CustoMac kalik, yang ada itu Hackintosh.

Enkripsi berlapis

By // No comments:
Saya lupa pernah nonton filem tersebut di mana dan juga lupa judul filemnya.

Jadi filem tersebut menceritakan seorang ahli matematika pada jaman dahulu yang sangat mahir dalam membuat semacam brankas dengan berbagai metode pengunciannya, sehingga hampir tidak mungkin bisa di bobol oleh orang lain. Tapi akhirnya ada seorang lain yang adalah seorang pencuri yang selalu bisa membobol brankas buatan si ahli matematika tersebut.
Sampai pada suatu ketika di ujung hidupnya, sang ahli matematika di perintah oleh raja untuk membuat sebuah alat untuk melindungi kertas wasiat. Singkat cerita sang ahli membuat sebuah tinta yang tinta tersebut akan terhapus jika terkena cairan lain, hal ini dimaksudkan agar tulisan dalam wasiat tidak akan terbaca oleh siapapun kecuali pemilik kunci.
Akhirnya sang ahli membuat sebuah alat penyimpan yang didalamnya terdapat teknik untuk mengunci dan jika dipaksa dengan kunci yang bukan kuncinya maka wadah gelas dari cairan penghapus akan pecah dan membuat kertas wasiat tersebut tidak berguna sama sekali karena isinya telah terhapus.
Konon cerita si pencuri juga tidak sanggup untuk memecahkan kode kunci sampai si pencuri juga mati. Tetapi selang beberapa ratus tahun kemudian ada seorang ahli kunci lain yang mengembangkan sebuah teknik untuk membongkar metode penguncian wasiat tersebut, dan akhirnya metode penguncian bobol dan wasiat dapat diambil tanpa menghilangkan isinya.

Pesan dari filem tersebut kurang lebih mungkin,. Secanggih apapun teknik kriptografi jika datanya masih bisa di decrypt berarti masih ada kemungkinan data bisa di decrypt dengan cara Illegal. Mungkin hanya butuh waktu untuk melakukannya

Open Source Product

By // No comments:
Ceritanya beberapa hari ini lagi sering mengamati perkembangan Open Source Software dalam negeri. Sering mantau beberapa group Linux, dan beberapa kali mencoba Distro-Distro yang dikembangkan sama anak negeri.
Intinya sih, bukan masalah saya menghina, cuman sepertinya masih jauh lah kalau produk-produk OSS itu harus bersaing dengan yang proprietary. Ngga usah jauh-jauh ngomongin produk proprietary dari luar. Untuk bersaing dengan produk-produk Closed Source dalam negeri saja sepertinya aplikasi OSS hasil pengembangan Developer dalam negeri masih belum mampu.
Tapi yang aneh adalah, aplikasi-aplikasi OSS atau aplikasi yang berjalan pada Linux yang bukan Remastering Distro, justru di kembangkan oleh orang-orang yang tidak terlalu nampil pada dunia Open Source macam kaya Selebriti IT.
Jadi Selebriti IT itu selama ini ngapain saja.....?????

Loe boleh suka boleh tidak dengan tulisan saya ini, toh ini hanya hasil dari pengamatan saya pribadi tanpa adanya sebuah survey, jadi sangat mungkin salah karena keterbatasan saya dalam mengolah dan mendapatkan informasi.

Peace, salam damai dari saya, pemakai OSS yang kurang suka dengan tingkah laku Penggede OSS Dalam Negeri

NR Technology Cubie Firmware

By // No comments:
Download Aplikasi
Buat yang butuh nyoba NR Technology Cubie Firmware bisa download di mari.
part 1 : disini
part 2 : disini
part 3 : disini
User : root Password : password
Satukan file dengan HJSplit
Kalau ada file-file yang berbau pornographi mohon maaf, karena itu Cubie selain lagi di oprek juga tempat download Movie, kali saja ada yang ketinggalan, karena blom sempat bersih-bersih file.
Cara Installasi
1. Download Win32Disk Imager.https://sourceforge.net/projects/win32diskimager/
2. Sediakan MicroSD ukuran 4GB
3. Satukan file degan HJSplit
4. Write Image menggunakan Win32Disk Imager.
5. masukan MicroSD ke port MicroSD di Cubie Board
6. Hidupkan Cubie Board
7. Web Config dapat diakses melalui http://192.168.1.61
Hardware Support
– Wireles Lan Edimax N150, TPlink (lupa pokoknya ada entenanya)
– USB Modem Vodafone lupa serinya blom lihat

Pacaran Tuh Sama Programmer

By // No comments:
Kekekekekeke......

Identitas Anak

By // No comments:
Setelah isu-isu yang banyak menarik perhatian masyarakat Indonesia baik terorisme, kalijodo, dan LGBT, akhirnya mulai lagi starting isu baru yaitu "Perlu tidak sih anak punya tanda pengenal ?".
Pagi ini di MetroTV, sambil menikmati sarapan pagi ikut mengikuti perbincangan antara ntah siapa dengan ntah siapa lagi. CUman dari pemerintah seingat saya adalah seorang Deputi.
Kalau saya pribadi sih bukan pada posisi setuju atau tidak setuju anak-anak punya Identitas, kalau saya berpandangan kepada "Belum Perlu" anak-anak punya identitas formal kayak KTP. Pada perbincangan tersebut Bapak Deputi mengungkapkan alasan diperlukannya "Identitas Anak" yang salah satu kepentingannya adalah validitas data dan kemutahiran data anak. Saya sebenernya setuju dengan Bapak lawan bicara, bahwa untuk validitas dan kemutahiran data bisa dengan memperbaiki sistem di Akte kelahiran dan Kartu Keluarga. Berkaca pada kasus kelahiran anak saya di RSI Tegal, saya rasa RSI Tegal sudah punya aplikasi pencatatan data bayi yang cukup baik, terbukti pada saat anak saya masuk ke RSI kemarin, data profile anak saya masih tersimpan rapi pada database mereka. Dari pada ribut ngurusin hal yang nantinya malah bakal jadi kontroversi bukannya lebih baik kerja silent macam NINJA. Bikin sebuah aplikasi tier web service yang memberikan akses kepada Rumah Sakit Bersalin dan semacamnya untuk menginput data kependudukan berdasar pada kelahiran bayi di tempat tersebut. Rumah Sakit bakalan bisa memberikan data macam kaya tanggal lahir, proses kelahiran, golongan darah, penyakit bawaan dslb-nya. Malahan kalau mungkin sekalian beri akses kepada Rumah Sakit yang telah terverifikasi untuk sekalian mencetak Akte Kelahiran Bayi.
Disaat ini ketika Facebook saja bisa Collect data pribadi warga negara Indonesia, masa iya pemerintah Indonesia sendiri kesulitan untuk mengumpulkan data warga negaranya sendiri.
Kalau memang Goal Akhirnya adalah validitas dan kemutahiran data penduduk, mungkin akan lebih baik kalau fokus saja ke perbaikan aplikasi E-KTP. Penerapan Single Identifikasi Number seperti yang di gagas Pakde Janto Marzuki itu hal yang sangat-sangat baik. Jadi,....... MAJU TERUS INDONESIA.
Powered by Blogger.