Web Counter

Jumat, 26 September 2014

Aplikasi Absensi Elektronik PNS

NR-Technology menyediakan sebuah solusi terintegrasi Aplikasi Absensi Elektronik untuk Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota yang ingin mengimplementasikan PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan lebih Optimal. Kemampuan Aplikasi Absensi Elektronik kami antara lain :
  • Mencatat waktu kehadiran, pulang, dan lembur.
  • Menghitung besaran tunjangan perbulan dan pemotongan tunjangan pada setiap keterlambatan atau ketidak hadiran.
  • Perhitungan pajak progresif pegawai.
  • Mengakomodir instansi multi shift (maksimal 3 shift dalam 1 hari).
  • Kemampuan memperhitungan kehadiran dan kepulangan pegawai pada instansi dengan lebih dari satu shift tanpa membutuhkan daftar pegawai pada masing2 shift.
  • Kemampuan untuk memperhitungan waktu kehadiran dan pulang tanpa pemencetan tombol datang dan pulang pada Mesin Absensi Elektronik.
  • Telah mengakomodasi SIM (Sistem Informasi Manajemen) Gaji dan SIM Pegawai.
Aplikasi Absensi di jual dengan harga Rp 10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah) sudah termasuk Pajak untuk 1 (satu) aplikasi server dan 5 (lima) aplikasi client. Jika dipandang perlu, aplikasi client juga dapat ditambah dengan harga licensi per client Rp 500.000,- (Lima Ratus Ribu Rupiah). Sebagai catatan :
  1. Harga tidak termasuk Licensi Windows Server.
  2. Harga tidak termasuk Licensi Microsoft SQL Server.
  3. Harga tidak termasuk ongkos pemasangan. 
Harga Spesial untuk pembelian lebih dari 100 licensi client, cukup dengan Rp 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah)
NR Technology Product

Selasa, 01 Oktober 2013

Mount NTFS di CentOS 6.4

CentOS 6.4 secara default tidak bisa melakukan mounting sistem file NTFS, untuk melakukan itu lakukan langkah di bawah ini - See more at: http://nrtech.org/?p=113#sthash.O3E4aBms.dpuf

Run As Root on CentOS 6.4

Seperti pada tulisan saya di Tegal Linux, bahwa modifikasi file /etc/sudoers bisa kita manfaatkan untuk menjalankan perintah yang membutuhkan hak akses root dengan menggunakan apache web server, ternyata cara tersebut tidak 100% jalan pada distro turunan RedHat seperti contohnya CentOS. Untuk dapat menjalankan perintah dengan kewenangan root melalui apache web server atau aplikasi web server yang lain maka kita butuh menambahkan beberapa langkah lagi yaitu - See more at: http://nrtech.org/?p=119#sthash.5CuzBdIZ.dpuf

Install Adobe Acrobar Reader pada CentOS 6.4

Untuk installasi Adobe Acrobat Reader pada distro CentOS 6.4 lakukan langkah berikut - See more at: http://nrtech.org/?p=123#sthash.gURA0omY.dpuf

Minggu, 15 September 2013

Free Online DoTA2

DoTA2 adalah game terbaik sepanjang saya kecanduan permainan Game PC. Pada waktu lampau atau sebelum DoTA2, permainan ini hanyalah MAP yang menempel pada game lain yang bermana Warcraft III : Frozen Throne, tapi pada DoTA2 berbeda sama sekali, permainan ini telah menjadi aplikasi atau game yang berdiri sendiri dan di support olehValve dan tidak ketinggalan DoTA2 free to play, meski banyak add-on untuk hero-hero yang bayar, tapi gak begitu penting. Oh ya ketinggalan, DoTA2 juga bisa di jalankan di Sistem Operasi Linux, Windows dan OS-X, meskipun dari beberapa sumber untuk OS-X kurang stabil dan sering disconnect. - See more at: http://nrtech.org/?p=32#sthash.TKPMSRiK.dpuf

Mikrotik Port Forwarding

Dalam banyak kasus mempunyai server yang terhubung ke Internet dan mempunyai IP Public yang langsung bisa diakses oleh client mempunyai banyak resiko, paling tidak attacker tidak perlu merasa kesulitan untuk menanamkan backdoor yang menggunakan port khusus dan tidak menempel pada port lain, http misalnya. Selain itu server akan selalu bisa diserang melalui port manapun dan bisa dilakukan DoS pada service apapun meskipun service tersebut tidak melayani permintaan dari user anonymous. Pada intinya semua jenis penyerangan bisa masuk ke server jika server langsung mempunyai IP Public dan terhubung ke Internet. - See more at: http://nrtech.org/?p=40#sthash.CtaUnD4b.dpuf

Meminimalisir Pencurian Bandwith dengan Mikrotik

Pada saat ini Internet mungkin sudah menjadi kebutuhan wajib bagi perseorangan ataupun instanasi. Tetapi meski perkembangan pengguna Internet yang relative cepat di Indonesia, ternyata tidak di imbangi dengan turunnya harga akses Internet. Hal ini mungkin menjadi dilema terutama bagi kantor atau perseorangan yang memutuskan menggunakan akses WiFi sebagai media untuk membagikan Internet. Memang benar, Access Point sebagai alat penyebar bandwith Internet dapat di setting hanya untuk menerima IP Address atau Mac Address yang dikenali, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya penyusup yang memaksa masuk untuk mendapatkan koneksi Internet. Memang harus diakui bahwa tidak ada satupun sistem komputer yang aman di dunia ini, tetapi langkah-langkah pencegahan atau meminimalisir keadaan yang tidak diinginkan bisa dilakukan. Cara-cara pencegahan penyusupan bisa dilakukan dengan banyak cara, dan salah satu caranya adalah membatasi akses Internet hanya kepada IP Address yang dikenali saja. - See more at: http://nrtech.org/?p=74#sthash.Evxrxef2.dpuf

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More