FakeTaxi Dan Hubungannya Dengan Perkembangan Software

By // No comments:
Pagi Cerah di Hari Jum'at yang kembali lagi saya salah Kostum, saya ingin beropini mengenai FakeTaxi, dan hubungannya dengan perkembangan Perusahaan Software
Nahhh...... lohhh apa hubungannya. Langsung saja cekidot.
Beberapa waktu lama yang lalu sekitar tahun 2013 atau 2014 ketika Genre Favorite adalah FakeTaxi, beberapa kali saya temui pembicaraan antara Driver dan Penumpangnya bercakap yang akhirnya saya simpulkan kejadian di daerah Prague Republic Czech. Pada kondisi ini saya masih aktif di sebuah forum warez dengan label dot_cz dan sampai hari inipun saya masih cukup aktif.
Sekitar awal 2015 admin forum tersebut mengeluarkan sebuah kebijakan dimana tidak boleh melakukan sharing aplikasi yang berkantor atau mempunyai kewenangan hukum di Czech. Dari aturan baru tersebut saya akhirnya penasaran dengan Negara Republik Czech ini. Dari pencarian yang saya lakukan akhirnya saya temukan dua string yang cukup membuat hati saya berdebar "Private" dan "Marc Dorcel" memang dua nama besar itu setahu saya tidak berada pada wilayah hukum Czech tapi dari penelusuran saya banyak menggunakan talent talent yang berasal dari cz.
Loh kok jadi ngomongin Bokepz sih.....
Ok lanjut dech ke materi Software. Efek dari aturan baru di forum tersebut akhirnya saya kesulitan sekali mendapatkan component component .Net untuk mendukung program saya karena banyak diantara komponen yang saya pakai (dulu antara tahun segitu) adalah component bajakan dan ternyata di kembangkan oleh perusahaan perusahaan yang bermarkas di Cz. Contoh beberapa diantaranya Devart, Jetbrain, RedGate tidak bermarkas di Cz tapi dari beberapa obrolan, beberapa bagian unit bisnis dari RedGate telah di beli oleh Devart dan RedGate sendiri konon katanya tengah proses pembelian oleh perusahaan yang berbasis di Cz.
Sekarang sebagian besar component yang saya pakai sudah Legal, tetapi ada beberapa diantaranya yang masih bajakan, dan itu kenapa component yang masih ilegal tersebut adalah release-release lama, yang sebenarnya supportnya sudah berakhir.
Trus apa hubungannya antara FakeTaxi dan perkembangan Software di Cz ?, sebenarnya gak ada, cuman mungkin pencarian informasi yang saya lakukan hanya karena di dasari sebuah string literal di otak saya yaitu "FakeTaxi"

Kamera Kontrol pada DevExpress

By // No comments:



OS X untuk Adio dan Grafis

By // No comments:
Saya ingin menulis tentang Apple OSX (Ten).
Saya saat ini menggunakan Hackintosh El Capitan 10.11.4 Vanila atau biasa di sebut Hackintosh Retail. Tulisan ini ingin saya mulai dengan pertanyaan "Mengapa saya dulu menjual Mac Mini ?", yah jawabannya jelas Karena tidak produktif untuk saya.
Apple memang menawarkan Sistem Operasi yang sangat Unik dan Spesifik (paling tidak menurut pandangan saya), tidak banyak aplikasi yang ditawarkan pada sistem Operasi besutan Apple. Kamu akan menemui aplikasi-aplikasi monoton yang itu-itu saja untuk kebutuhan sehari-hari. Tidak seperti Windows yang menawarkan banyak aplikasi untuk sebuah kebutuhan OS X cenderung miskin aplikasi.
Tetapi pada kenyataanya dengan tawaran aplikasi yang sangat sedikit OSX tidak di tinggalkan oleh pemakainya, dan justru para fanboy Apple bisa mati-matian mempromosikan bahwa OS X itu sistem operasi terbaik. Tetapi apakah benar OSX itu sistem operasi terbaik ?, jawaban saya bisa iya bisa juga tidak. Untuk orang-orang penggalau yang belum tahu dia itu make komputer untuk apa maka Windows adalah sistem operasi terbaik, tetapi bagi para profesional yang sudah tahu apa yang akan dia lakukan dan apa yang harus dia pakai OS X adalah sistem operasi terbaik.
Kalau anda bekerja dengan Audio Visual, Grafis, Music, dslb OS X menawarkan sedikit feature unik yang sangat bermanfaat dan tidak akan ditemukan di Windows. Seperti contoh untuk Input dan Output Audio atau grafis, OSX akan memisahkan bagian Input dan Output dalam sistemnya meskipun IO tersebut ada dalah sebuah kartu periperal. Ok Windows bisa melakukan itu, tapi by Applikasi bukan by System. Contoh sederhana begini, kamu punya kartu audio internal bawaan Mobo dan kartu audio external via USB. Maka Input bisa di setting via audio external, dan output di setting agar menggunakan audio internal. Bagi orang2 pada umumnya mungkin ini tidak bermanfaat tapi bagi penggila musik, atau DJ dsbl feature itu akan menjadi hal yang sangat penting. Kok bisa jadi penting. Umpama kamu lagi Live nge-DJ, kamu menggunakan output audio internal, dan tanpa di sengaja laptop kamu terhubung otomatis ke Internet, dan ketika terhubung aplikasi Mail Client akan otomatis tersinkronasi dan akan mengeluarkan bunyi centung ketika ada email masuk. Windows tidak bisa menangani itu, jika menggunakan windows maka bunyi centung akan masuk ke speaker output tetapi pada OSX jika output sudah di setting dengan tepat, bunyi centung tidak akan keluar pada speaker output. Hal itu juga terjadi pada banyak kegiatan macam recording dlsb.
Selain feature tersebut, OSX juga saya akui sangat cepat dalam bekerja. Saya menggunakan Core2Quad 2,4GHz socket 775 dengan RAM 7GB dan bekerja sangat cepat untuk ukurang saya. Tetapi ketika sistem tersebut saya install WIndows 8.1 system masih bekerja cukup cepat, cuman untuk membuka Microsoft Word terasa lebih lamabat di banding OSX. Selain kecepatan, Driver juga sangat-sangat baik. Saya memiliki 3 sound card 2 untuk input dan 1 untuk output (beli waktu masih khilap) dan ketiga sound card tersebut menurut saya bekerja lebih baik pada OSX di banding pada Windows, padalah untuk WIndows sudah menggunakan Driver bawaannya.
Jadi ya mungkin itu pendapat saya mengenai OSX

Andromax M2Y dari Smartfren

By // No comments:

Kemarin punya kesempatan ngerasain Andromax M2Y dari Smartfren. Meski merasa tertipu dengan paketnya, tapi ya sudahlah.
Terlepas dari paketnya yang bener2 ngaco, saya cukup terengah dengan alat tersebut. Setelah saya buka dalamya terdapat tulisan "Buatan Indonesia" dan beberapa informasi saya telusuri hasilnya adalah alat tersebut di rakit di Cikarang, mungkin untuk memenuhi TKDN kalik yak. Tapi sekian waktu saya bercumbu dengan Cubie sampai kepala rengat, saya bener2 takjub dengan alat MiFi tersebut, gila stabil banget boss. Fasilitas cukup mantap, meski tak pikir Cubie Firmware memberikan fasilitas lain yang lebih yahuuddd,.... Support MicroSD untuk share file.
Ok kalau hardware saya rasa ngga mungkin buatan Indo, paling ngga cuman ngerakit lah, tapi yang jadi pertanyaan besar saya adalah "Siapa yang ngembangin Firmwarenya ?", dari yang sudah saya pelajari nich MiFi make Linux kernel 3.xx lupa.
Karena sekian banyak orang OSS yang saya kenal, sepertinya kok agak ragu saya bahwa Firmware di kembangkan di Indonesia, kalau memang di kembangkan di Indonesia mungkin saya pengin tahu developernya saya pengin ngaji beneran.
Asli MiFi itu menggugah bagian ternakal saya tongue emoticon

NVidia Web Driver

By // No comments:
Buat saya itu aneh ketika NVidia membuat dan mengumumkan sebuah Driver untuk Apple dengan sebutan Web Driver.
Kenapa saya bilang aneh ?. Udahlah ngga ada Apple Device yang bisa di pasang NVidia GTX. Lucunya dalam dokumentasinya dijelaskan bahwa Web Driver adalah driver untuk CustoMac dan ada keterangan bahwa bla bla bla bla bla dan Web Driver akan menambahkan nv_driver=1 pada Clover atau Chameleon.
CustoMac ?..... Heelllowwwww ngga ada CustoMac kalik, yang ada itu Hackintosh.

Enkripsi berlapis

By // No comments:
Saya lupa pernah nonton filem tersebut di mana dan juga lupa judul filemnya.

Jadi filem tersebut menceritakan seorang ahli matematika pada jaman dahulu yang sangat mahir dalam membuat semacam brankas dengan berbagai metode pengunciannya, sehingga hampir tidak mungkin bisa di bobol oleh orang lain. Tapi akhirnya ada seorang lain yang adalah seorang pencuri yang selalu bisa membobol brankas buatan si ahli matematika tersebut.
Sampai pada suatu ketika di ujung hidupnya, sang ahli matematika di perintah oleh raja untuk membuat sebuah alat untuk melindungi kertas wasiat. Singkat cerita sang ahli membuat sebuah tinta yang tinta tersebut akan terhapus jika terkena cairan lain, hal ini dimaksudkan agar tulisan dalam wasiat tidak akan terbaca oleh siapapun kecuali pemilik kunci.
Akhirnya sang ahli membuat sebuah alat penyimpan yang didalamnya terdapat teknik untuk mengunci dan jika dipaksa dengan kunci yang bukan kuncinya maka wadah gelas dari cairan penghapus akan pecah dan membuat kertas wasiat tersebut tidak berguna sama sekali karena isinya telah terhapus.
Konon cerita si pencuri juga tidak sanggup untuk memecahkan kode kunci sampai si pencuri juga mati. Tetapi selang beberapa ratus tahun kemudian ada seorang ahli kunci lain yang mengembangkan sebuah teknik untuk membongkar metode penguncian wasiat tersebut, dan akhirnya metode penguncian bobol dan wasiat dapat diambil tanpa menghilangkan isinya.

Pesan dari filem tersebut kurang lebih mungkin,. Secanggih apapun teknik kriptografi jika datanya masih bisa di decrypt berarti masih ada kemungkinan data bisa di decrypt dengan cara Illegal. Mungkin hanya butuh waktu untuk melakukannya

Open Source Product

By // No comments:
Ceritanya beberapa hari ini lagi sering mengamati perkembangan Open Source Software dalam negeri. Sering mantau beberapa group Linux, dan beberapa kali mencoba Distro-Distro yang dikembangkan sama anak negeri.
Intinya sih, bukan masalah saya menghina, cuman sepertinya masih jauh lah kalau produk-produk OSS itu harus bersaing dengan yang proprietary. Ngga usah jauh-jauh ngomongin produk proprietary dari luar. Untuk bersaing dengan produk-produk Closed Source dalam negeri saja sepertinya aplikasi OSS hasil pengembangan Developer dalam negeri masih belum mampu.
Tapi yang aneh adalah, aplikasi-aplikasi OSS atau aplikasi yang berjalan pada Linux yang bukan Remastering Distro, justru di kembangkan oleh orang-orang yang tidak terlalu nampil pada dunia Open Source macam kaya Selebriti IT.
Jadi Selebriti IT itu selama ini ngapain saja.....?????

Loe boleh suka boleh tidak dengan tulisan saya ini, toh ini hanya hasil dari pengamatan saya pribadi tanpa adanya sebuah survey, jadi sangat mungkin salah karena keterbatasan saya dalam mengolah dan mendapatkan informasi.

Peace, salam damai dari saya, pemakai OSS yang kurang suka dengan tingkah laku Penggede OSS Dalam Negeri
Powered by Blogger.